Program pemulihan ekonomi YPKM

Dari dampak bencana menuju kemandirian.

Program Penguatan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Pascabencana memulihkan mata pencaharian melalui bantuan produktif, pendampingan teknis, dan penguatan ekonomi berbasis potensi lokal.

1.985keluarga sasaran
3kabupaten
12 blnperiode program
Ilustrasi pemulihan ekonomi masyarakat pascabencana melalui pertanian, peternakan, dan pendampingan
Mengapa program ini penting?

Pemulihan yang menumbuhkan daya tahan.

Banjir bandang dan bencana berulang dapat merusak lahan, menghilangkan ternak, dan memutus sumber pendapatan keluarga. Bantuan darurat penting, tetapi pemulihan yang kuat membutuhkan aset produktif, keterampilan, serta akses pasar.

YPKM merancang intervensi yang mengikuti karakter wilayah: pertanian dan energi alternatif di Aceh Tamiang, jagung serta nilam di Aceh Timur, dan peternakan kambing serta bebek di Aceh Utara.

Bantuan produktif bukan akhir perjalanan—ia adalah awal bagi keluarga untuk kembali menghasilkan.
Tiga fokus wilayah

Potensi lokal, jalan pemulihan.

Setiap wilayah memperoleh dukungan yang relevan dengan mata pencaharian, sumber daya, dan peluang ekonomi setempat.

01

Aceh Tamiang

Pengembangan Kaliandra sebagai pakan ternak dan sumber energi biomassa yang adaptif serta bernilai ekonomi jangka panjang.

Kaliandra · 300 ha · 600 KK
02

Aceh Timur

Penguatan jagung untuk ketahanan pangan dan nilam untuk mengembangkan komoditas bernilai tambah serta akses pasar.

Jagung & nilam · 585 KK
03

Aceh Utara

Pengembangan usaha kambing dan bebek melalui sistem reproduksi, produksi, kesehatan ternak, dan diversifikasi hasil.

Kambing & bebek · 800 KK
Peta visual tiga fokus pemulihan ekonomi: Kaliandra di Aceh Tamiang, jagung dan nilam di Aceh Timur, kambing dan bebek di Aceh Utara
Cara kerja program

Dari aset produktif ke usaha berkelanjutan.

Pendekatan program memastikan distribusi tidak berdiri sendiri, tetapi diikuti peningkatan kapasitas dan pemantauan.

01

Asesmen

Memetakan dampak, potensi, kebutuhan, dan kesiapan kelompok.

02

Dukungan produktif

Menyalurkan bibit dan ternak sesuai karakter wilayah.

03

Pelatihan teknis

Menguatkan keterampilan budidaya, pemeliharaan, dan usaha.

04

Pendampingan

Mendampingi kelompok agar bantuan dikelola secara optimal.

05

Monitoring

Memantau perkembangan, pembelajaran, dan keberlanjutan usaha.

Alur visual program dari pemulihan aset menuju produksi, pendapatan, dan ketahanan masyarakat
Dampak yang dituju

Ekonomi keluarga kembali bergerak.

Keberhasilan dilihat dari perubahan kapasitas dan keberlanjutan, bukan hanya jumlah bantuan yang tersalurkan.

01

Pendapatan meningkat

Rumah tangga memiliki sumber pendapatan produktif yang lebih kuat.

02

Pangan lebih tangguh

Produksi pertanian dan peternakan mendukung ketahanan pangan lokal.

03

Kelompok berdaya

Kelompok tani dan peternak memiliki kapasitas mengelola usaha.

04

Pasar terhubung

Produk masyarakat memiliki peluang masuk ke pasar lokal dan regional.

Inklusif

Program memprioritaskan keluarga terdampak langsung, rumah tangga miskin, perempuan, serta kelompok rentan agar akses terhadap pelatihan dan sumber daya lebih adil.

Berkelanjutan

Pendampingan, penguatan kelembagaan, pengembangan pasar, dan sistem pengembangbiakan ternak membantu manfaat program terus tumbuh setelah dukungan awal selesai.

Mari pulihkan bersama

Membangun kembali penghidupan dengan potensi masyarakat sendiri.

YPKM membuka ruang kolaborasi dengan pemerintah, donor, lembaga kemanusiaan, dunia usaha, perguruan tinggi, dan organisasi masyarakat.

Bicarakan Kolaborasi →